Rabu, 14 November 2012

Bertemu Kuntilanak Dibawah Pohon Pisang

Terpaku ketika melihat kuntilanak dibawah pohon pisang, berpakaian putih lusuh, kaki yang tak menapak ke tanah, rambut yang panjang tak terurus menutupi sebagian mukanya, sedikit muka terlihat seperti habis terbakar, kulit terkelupas gosong, matanya menatap tajam kearah Jejen yang sedang memotong daun pisang.

Komeng : Astagfirullahallazim, (dalam hati terucap, terkejut melihat kuntilanak dibawah pohon pisang, gelisah, mondar-mandir).

Beng-beng : Lenapa loe Meng? (melihat komeng mondar-mandir, ditanya pun hanya diam saja).

Jejen : ... (terus memotong daun pisang).

Beng-beng dan Jejen tak sadar dengan keberadan kuntilanak yang ada dibawah pohon pisang dipinggir kali, hanya Komeng yang melihat walau pun tak bertatapan. Kuntilanak itu sudah membuat komeng gelisah tak menentu dan hati berdebar-debar tak karuan.

Ini adalah kejadian ketika sedang mengambil daun pisang dipinggir kali untuk acara NGE-LIWET (nongkrong sambil makan-makan bersama) Sabtu malam jam 10 malam, diperankan oleh Komeng, Beng-beng dan Jejen. Ini ceritaku yang ke empat, kejadian masih disekitar tempatku tinggal.

Bertemu Kuntilanak Dibawah Pohon Pisang

Ditulis Oleh : wirnoto winkars ~ Kumpulan Artikel Terlengkap

Winkars Sobat sedang membaca artikel tentang Bertemu Kuntilanak Dibawah Pohon Pisang. Oleh Admin, Sobat diperbolehkan mengcopy paste atau menyebar-luaskan artikel ini, namun jangan lupa untuk meletakkan link dibawah ini sebagai sumbernya

Related Post:

0 komentar:

Poskan Komentar

PERINGATAN !!!
Aturan Komentar Di BLOG ini ... !!!
Komentar Tidak Boleh Mengandung :
1. Kata-Kata >KOTOR< Kecuali itu.
2. Pelecehan Penghinan Dan SARA.
3. Spamming (Spam Comment).
4. Tidak Boleh ada Link Aktif Jika Ada Otomatis Di Delet.

Jika ada Pertanyaan Coba Lihat Komentar Dahulu Mungkin Di situ Sudah di jelaskan .
Terimakasih atas Komentar anda Dan jangan Lupa untuk Kembali Lagi

 
Jika ada link Mati Bisa Lapor | Supported by Winkars Evolution